Jumat, 22 Juli 2011

Rencana Kerja dan Syarat-syarat : Kantor KONTRAKTOR, Los Kerja dan Gudang

Ukuran luas kantor KONTRAKTOR dan los kerja, serta tempat penyimpanan bahan bakar, disesuaikan dengan kebutuhan KONTRAKTOR dengan tidak mengabaikan keamanan dan kebersihan dan bahaya kebakaran, serta memperhatikan tempat yang tersedia hingga tidak mengganggu kelancaran kerja dan arus lalu lintas. Harus disediakan 3 (tiga) buah penyemprot api (extinghuizer) 20 kgs/cm2, satu di KONTRAKTOR, satu diletakkan di kantor Direksi/Owner lapangan, dan satu diletakkan di daerah yang strategis di los kerja.

Khusus untuk penyimpanan bahan-bahan seperti pasir, kerikil harus dibuatkan kotak penyimpanan dipagar dengan dinding papan, sehingga masing-masing bahan tidak tercampur dengan bahan lainnya

Untuk luasan gudang dipakai minimal 30 m2.

KONTRAKTOR tidak diperkenankan :
·        Menyimpan alat-alat, bahan bangunan di luar pagar Proyek, walau untuk sementara.
·        Menyimpan bahan-bahan yang ditolak  Direksi/Owner karena tidak memenuhi syarat.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat : Papan Patok Ukur (Bouwplank)

KONTRAKTOR bertanggung jawab atau ketepatan serta kebenaran persiapan bouwplank/pengukuran pekerjaan sesuai dengan referensi ketinggian, dan benchmark yang diberikan Direksi/Owner secara tertulis, serta bertanggung jawab atau ketinggian, posisi, dimensi, serta kelurusan seluruh bagian pekerjaan serta pengadaan peralatan, tenaga kerja yang diperlukan.

Papan patok ukur (bouwplank) dipasang pada patok kayu yang kuat, tertanam pada cor setempat, sehingga tidak bisa digerak-gerakkan atau dirubah-rubah.

Papan patok ukur dipasang sejauh 150 cm dari as dinding terluar, sehingga tidak mengganggu pelaksanaan pekerjaan.

Setelah selesai pemasangan papan patok ukur KONTRAKTOR harus melapor kepada  Direksi/Owner untuk dimintakan persetujuan, serta harus menjaga dan memelihara keutuhan serta ketetapan letak papan patok ukur sampai tidak diperlukan lagi dan dibongkar atas persetujuan  Direksi/Owner.


Rencana Kerja dan Syarat-syarat : Pembuatan Tugu Patok Dasar


Letak tugu patok dasar ditempatkan dilokasi yang tidak akan terganggu oleh aktifitas konstruksi dan tidak akan mengalami pergeseran atau penurunan. Minimal jumlah tugu patok dasar sebanyak 2 buah.

Tugu patok dasar dibuat dari beton bertulang berpenampang 20 x 20 cm, tertancap kuat kedalam tanah sedalam satu meter dengan bagian yang muncul diatas muka tanah secukupnya untuk memudahkan pengukuran selanjutnya

Tugu patok dasar dibuat permanen, tidak bisa dirubah, diberi tanda yang jelas dan dijaga keutuhannya sampai ada instruksi tertulis dari  Direksi/Owner untuk membongkarnya

Rencana Kerja dan Syarat-syarat : Pengukuran Tapak Kembali


KONTRAKTOR diwajibkan mengadakan pengukuran dan penggambaran kembali lokasi pembangunan dengan dilengkapi keterangan-keterangan mengenai peil ketinggian tanah, letak batas-batas tanah dengan menggunakan alat optik dan sudah ditera kebenarannya oleh pihak yang berwenang.

Ketidakcocokan yang mungkin terjadi antara gambar dan keadaan lapangan yang sebenarnya harus segera dilaporkan kepada  Direksi/Owner untuk dimintakan keputusannya

Penentukan titik ketinggian dan sudut-sudut hanya dilakukan dengan menggunakan alat theodolit type T2.

KONTRAKTOR harus menyediakan theodolit type T2 beserta petugasnya yang melayani untuk kepentingan pemeriksaan di lapangan.



Gambar pengukuran tapak Proyek harus mendapat persetujuan/pengesahan dari  Direksi/Owner, yang meliputi antara lain:
·        Titik koordinat, sesuai ketentuan gambar,
·        Peil setiap titik simpul koordinat dan transis dengan interval 0.25 m (tinggi)
·      Rencana lokasi kantor Direksi/Owner, kantor KONTRAKTOR tempat simpan bahan terbuka, tempat simpan bahan tertutup, los kerja, sumber air dan reservoir

Segala pekerjaan pengukuran dan persiapan termasuk tanggungan KONTRAKTOR.

Senin, 18 Juli 2011

Kertas dan Tinta

Sebagian kita seperti tinta dan sebagian lagi seperti kertas. Dan jika bukan karena hitamnya sebagian kita, sebagian kita akan bisu. Dan jika bukan karena putihnya sebagian kita, sebagian kita akan buta.

(Khalil Gibran)

Mentertawai dan Menyakiti

Jika seseorang mentertawaimu, kamu bisa mengasihinya; jika kamu mentertawainya, mungkin kamu tidak bisa memaafkan dirimu. Jika seseorang menyakitimu, kamu mungkin bisa melupakan sakitnya; tetapi jika kamu menyakiti dia, kamu akan selalu ingat. Sebab, sesungguhnya orang lain itu bagian dalam diri kamu yang paling sensitif dalam tubuh lain.

(Khalil Gibran)

Tentang Cinta

Apabila cinta memanggilmu, ikutilah dia, walaupun jalannya terjal berliku-liku. Dan apabila sayapnya merengkuhmu, pasrah dan menyerahlah kepadanya walau pedang yang tersembunyi di balik sayap itu melukaimu. Dan jika dia bicara kepadamu, percayalah, walau ucapannya membuyarkan mimpimu, bagai angin utara mengobrak-abrik pertemanan.

(Khalil Gibran)

Sholat dan Otak Manusia

Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa menghadap Allah (meninggal dunia),sedangkan ia biasa melalaikan Shalatnya, maka Allah tidak mempedulikan sedikit-pun perbuatan baiknya (yang telah ia kerjakan tsb)". Hadist RiwayatTabrani.

Sholat itu Bikin Otak Kita Sehat "Maka dirikanlah Shalat karena Tuhanmu dan Berkurbanlah" (Q.S Al Kautsar:2)

Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak mampu mengetahui semua rahasia atas rahmat, nikmat, anugrah yang diberikan oleh ALLAH kepadanya.

Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal kita ???????

Seorang Doktor di Amerika ( Dr. Fidelma) telah memeluk Islam karena beberapa keajaiban yang ditemuinya di dalam penyelidikannya. Ia amat kagum dengan penemuan tersebut sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran.

Dia adalah seorang Doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam dia amat yakin pengobatan secara Islam dan oleh sebab itu itu telah membuka sebuah klinik yang bernama "Pengobatan Melalui Al Qur'an" Kajian pengobatan melalui Al-Quran menggunakan obat-obatan yang digunakan seperti yang terdapat didalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu, biji hitam (Jadam) dan sebagainya.

Ketika ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka Doktor tersebut memberitahu bahwa sewaktu kajian saraf yang dilakukan, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara yang lebih normal.

Setelah membuat kajian yang memakan waktu akkhirnya dia menemukan bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak tersebut melainkan ketika seseorang tersebut bersembahyang yaitu ketika sujud. Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikut kadar sembahyang waktu yang diwajibkan oleh Islam. Begitulah keagungan ciptaan Allah.

Jadi barang siapa yang tidak menunaikan sembahyang maka otak tidak dapat menerima darah yang secukupnya untuk berfungsi secara normal. Oleh karena itu kejadian manusia ini sebenarnya adalah untuk menganut agama Islam "sepenuhnya" karena Sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Allah dengan agamanya yang indah ini.

Kesimpulannya :
Makhluk Allah yang bergelar manusia yang tidak bersembahyang walaupun akal mereka berfungsi secara normal tetapi sebenarnya di dalam sesuatu keadaan mereka akan hilang pertimbangan di dalam membuat keputusan secara normal. Justru itu tidak heranlah manusia ini kadang-kadang tidak segan-seganuntuk melakukan hal hal yang bertentangan dengan fitrah kejadiannya walaupun akal mereka mengetahui perkara yang akan dilakukan tersebut adalah tidak sesuai dengan kehendak mereka karena otak tidak bisa untuk mempertimbangkan Secara lebih normal.

Maka tidak heranlah timbul bermacam-macam gejala-gejala sosial Masyarakat saat ini.
Sumber : National Geographic 2002 Road to Mecca


MARI KITA PERBANYAK SUJUD AGAR OTAK KITA SEHAT & SEGAR SELALU
"Dari Ibnu Abbas Radhiallaahu anhu , bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda, "Barangsiapa mendengar panggilan adzan namun tidak mendatanginya, maka tidak ada shalat baginya, terkecuali karena udzur (yang dibenarkan dalam agama)'." (HR. Abu Daud, Ibnu Majah dan lainnya, hadits shahih)

Sesungguhnya kami telah menyaksikan, bahwa tidak ada yang meninggalkan shalat berjama'ah (di masa kami) kecuali orang munafiq yang telah jelas kemunafikannya, atau
orang sakit". (HR Muslim)

"Dari Ibnu Mas'ud Radhiallaahu anhu, ia berkata, "Sesungguhnya Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam mengajari kami sunnah-sunnah (jalan-jalan petunjuk dan kebenaran) dan di antara sunnah-sunnah tersebut adalah shalat di masjid yang dikumandangkan adzan di dalamnya." (HR. Muslim)

Tiga Pilot Terdampar Disuruh Cari 3 Buah

Pada Perang Dunia II, tiga pesawat Belanda jatuh di rimba belantara. Ketiga Pilot kemudian disandera oleh warga setempat yang ternyata "head hunter" sekaligus suku kanibal.

"Kalo kamu masih mau hidup, pergi ke hutan dan bawa SEPULUH buah yang jenisnya sama. Tapi kalian hanya punya waktu tiga jam !!!!!!" Dengan cepat, ketiga pilot itu pun segera lari ke hutan untuk mencari buah-buahan.

Setelah dua jam, pilot yang pertama datang dengan membawa sepuluh apel. Kepala suku : "Baik, kamu sudah membawa 10 buah apel. Sekarang masukkan buah-buah itu satu persatu melalui lubang pantat kamu. Kalo kamu merintih atau membuat suara, kamu akan saya potong-potong jadi sate !"

Dengan perlahan-lahan pilot pertama memasukkan apel pertama tanpa merintih. Dengan penuh perjuangan dan ketahanan, akhirnya apel pertama bisa masuk. Namun di apel yang kedua, dia tidak bisa menahan sakit di anusnya, dan seraya merintih. Dengan kejam sang Kepala Suku memenggal kepala si pilot. Maka naiklah sang pilot ke surga.

Pilot kedua datang membawa sepuluh buah kelengkeng. Dan kepala suku memberikan instruksi yang sama kepada sang pilot. "Dalam hati sang pilot : kalo buah klengkeng sih gampang...."

Dan memang betul, satu klengkeng masuk, dua klengkeng, tiga klengkeng......tapi pada saat sang pilot memasukkan kelengkeng yang ke sepuluh Kepala Suku tiba-tiba memotong kepalanya.

Saat pilot 2 naik ke surga, dia bertemu dengan pilot 1.
Pilot 2 : "Wah, kamu mati juga ya...?"
Pilot 1 : "Iya, aku bawa apel sih, kan sakit ! Ah, monyet tuh kepala suku, syaratnya berat banget. Trus kamu bawa apa ?"
Pilot 2 : "Klengkeng."
Pilot 1 : "Klengkeng ? Itu kan gampang, kecil, gak sakit lagi !"
Pilot 2 : "Emang betul, semua klengkeng dah hampir masuk ke lobang pantat. Tapi ya itu, tiba-tiba aku tertawa dan semua kelengkeng yang sudah masuk keluar semua...."
Pilot 1 : "Dasar bego, kok ketawa ?"
Pilot 2 : "Habis, pas mau masukin kelengkeng yang ke 10, aku liat pilot 3 bawa DUREN !!!"
Pilot 1 : "!!!!!?????????"

Sumber : www.ketawa.com

Berperasaan Halus

Kebanyakan orang yang berperasaan halus dengan cepat akan menyakiti hatimu agar kamu tidak mendahului mereka dengan menyakiti hati mereka.

(Khalil Gibran)